Babes, jangan sampai karena diet, kalian jadi melakukan mitos-mitos yang keliru ini!

PUNYA bentuk tubuh yang langsing dan –kalau bisa– ala gitar Spanyol memang merupakan goal kebanyakan wanita, ya. Nggak jarang kebanyakan wanita pun akan melakukan apa saja demi mendapatkan bentuk tubuh yang diidam-idamkan seperti itu. Mulai dari cara yang normal dan biasa-biasa sampai cara yang luar biasa dan cenderung ekstrim.

Babes, jika kalian sempat atau sedang diet, jangan sampai keliru melakukan ‘mitos-mitos’ yang sebenarnya tidak benar, ya. Jangan sampai karena kebelet ingin menurunkan berat badan, kalian jadinya justru melakukan hal-hal berbahaya bagi kesehatan. Berikut adalah mitos tentang diet yang keliru dan perlu kamu hindari.

diet

1. Berolahraga dengan gila-gilaan merupakan cara satu-satunya untuk menurunkan berat badan dengan cepat

Olahraga memang bagus untuk kesehatan dan membantu tubuh untuk membakar kalori. Tapi jika kamu berolahraga secara gila-gilaan dan memorsir latihan fisik secara berlebihan, itu justru bisa menjadi boomerang buruk bagi kalian karena akan membuat metabolisme tubuh “terkejut” dan bisa berakibat buruk bagi sistem tubuh sendiri. Sebaiknya berolahragalah sesuai durasi tertentu, secara bertahap. Lalu naikkan porsinya secara bertahap pula dan dengan konsisten agar tubuh bisa beradaptasi untuk mencapai metabolisme maksimal.

2. Minum banyak bisa membantu menurunkan berat badan

Pertimbangannya: karena selama ini orang sering mengira bahwa rasa haus itu sering diartikan sebagai lapar… which is incorrect. Babes, ingat, haus itu tidak sama dengan lapar. Minum banyak memang bagus untuk turut memperlancar metabolisme, tapi jika kamu terus-terusan minum tanpa makan sama sekali… itu tentu saja hal yang keliru. Tubuh kita juga perlu makanan, bukan minuman air saja.

3. Makanan cepat saji alias fast food akan selalu membuat gemuk

Faktanya, tidak selalu sih. Makanan fast food memang cenderung mengandung semacam “lemak berlebihan” pada menu goreng-gorengannya. Tapi sebetulnya selain menu ayam-ayam gorengnya yang lezat itu, ada menu lain yang lebih sehat yang ditawarkan oleh restoran cepat saji lho. Misalnya seperti sup atau salad. Jika kalian pada suatu ketika terpaksa harus makan makanan fast food, kalian masih bisa memilih menu-menu sehatnya kok. :p

4. Karbohidrat bisa bikin gemuk

Oke, mengurangi asupan karbohidrat pada makanan yang dikonsumsi pada saat diet memang sedikit banyaknya bisa membantu mengurangi berat badan. Tapi bukan berarti bahwa karbohidrat juga bisa menaikkan berat badan secara signifikan. Makanan lain yang mengandung karbo seperti pasta atau ubi ungu juga masih tetap menyehatkan kok, sepanjang dikonsumsi dalam jumlah takaran yang tepat. Karbohidrat tetap juga dibutuhkan tubuh meski sedang diet, untuk memberi energi. Kuncinya adalah memerhatikan diet kamu tetap seimbang. Selama kamu mengonsumsi karbohidrat dalam porsi yang pas, itu tidak akan membuat berat badanmu naik.

5. Semua kalori itu sama

Jumlah kalori yang sama memang memiliki kandungan energi yang sama, tapi nggak semua sumber kalori akan memberi efek yang sama pula terhadap kesehatan atau penurunan berat badan. Misalnya, 200 kcal protein akan lebih baik dan lebih bagus buat tubuh daripada 200 kcal gula.

 

Demikianlah lima mitos yang keliru saat diet. Selamat menjalani diet yang sehat, ya Babes!

 

Foto-foto diambil dari Tumblr dan situs pencari. Kredit foto adalah milik fotografer aslinya.