Babes, putus dari pasangan bukan berarti akhir dari dunia!

SEPERTI jatuh cinta yang berjuta rasanya, putus juga bisa membuat rasa tak kalah berjuta. Entah kamu berkencan cuma 3 bulan, atau telah bertahun-tahun, yang namanya putus tidak pernah menyenangkan. Ketika kamu menjalin hubungan dengan seorang istimewa yang kamu sayangi, itu seperti mengijinkan mereka masuk ke duniamu dan mengambil alih beberapa bagian dalam hatimu. Ketika putus, itu rasanya seolah-olah mereka –yang telah mendiami hatimu selama sekian lama– pergi dan meninggalkan duniamu juga. Nggak gampang, memang. Tapi bukan berarti kamu jadi mesti menangisi “kepergian” mantanmu setiap hari dan nggak move on-move on.

Babes, whatever happens, life still need to go on. Putus dari pasangan bukan berarti akhir dunia. Manusia di planet ini bukan hanya mantanmu saja. So, coba lakukan 7 cara berikut ini untuk membantu kamu move on lebih mudah. Here we go.

 

1. Menangislah sepuasnya—selama yang kamu mau

CUVIOUS nggak akan menyarankan kamu untuk nggak nangis. Nope. Justru, menangis itu sehat, Babes. Karena menangis bisa membantu melepaskan beban dan ‘duka’ yang kamu rasakan. Menangislah sebebas yang kamu mau. Entah kamu mau tetap tinggal di kamar, berkubang dalam kesedihanmu, kecewa, marah-marah, terserah. Sepanjang itu nggak membahayakan nyawa kamu, atau nyawa orang-orang terdekatmu, lakukan apapun yang pengin kamu lakukan. Tapi, tetap ingat. Kalau kamu mau menangis dan berduka, tetap harus punya batasan, ya. Sedih sih sedih, tapi kamu tetap harus logis dan harus membatasi dirimu, sampai kapan kamu mau terus berduka. Satu minggu, satu bulan, tiga bulan? Fine. Tapi cukup sampai kurun waktu itu saja. Oke? Hidupmu terlalu berharga untuk terus menangisi orang yang sudah kamu tinggalkan jauh di belakang.

nangis
Menangislah sampai lega, tapi setelahnya.. sudah.

 

2. Kelilingi dirimu dengan orang-orang terdekat

Entah dengan saudaramu, keluarga, teman-teman dan sahabat, kelilingi dirimu dengan orang-orang penting yang ada dalam hidupmu. Habiskan waktu dan bersenang-senanglah dengan mereka, entah main dengan sepupu kamu atau hang out dengan teman-temanmu. Biarkan mereka mengembalikan lagi keceriaan hidupmu.

tumblr_m60445QRbm1r3pgjxo1_500

 

3. Mencoba hobi baru dan berolahraga

Kamu pasti pernah membaca bahwa berolahraga (dan berkeringat) bisa membantu mengeluarkan hormon endorphin, yaitu senyawa kimia alami yang dikeluarkan tubuh dan bisa membantu merangsang perasaan bahagia dan positif. Kamu bisa jogging, ikutan komunitas lari, berenang, pergi ke gym, dan sebagainya. Selain menjadi lebih sehat dan bahagia, bonusnya? Tubuh yang lebih fit dan seksi. :p

 

4. Tinggalkan media sosial

Media sosial adalah salah satu wahana paling berbahaya yang bisa mengingatkanmu kembali akan hubunganmu yang lalu. Apalagi jika media sosialmu pun menyimpan cukup banyak kenangan dengan mantan. Kalau perlu, hapus saja aplikasi media sosial itu dari ponselmu—biar kamu nggak tergoda untuk membuka-bukanya kembali. Toh kamu kan masih bisa men-download-nya lagi nanti, kalau hatimu sudah benar-benar sehat.

buang sosmed

 

5. Traveling!

Bepergian, traveling, bisa membuat jiwamu lebih rileks dan santai. Bepergian ke tempat baru (yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya), ketemu orang-orang baru, memelajari budaya baru, sedikit banyaknya akan membukakan mata dan wawasan kamu terhadap dunia. Dan sedikit banyaknya akan bisa membantu kamu melupakan hubungan di masa lalu juga.

 

6. Manjakan dirimu

Kamu bisa melakukan berbagai perawatan untuk memanjakan dirimu sendiri. Treat yourself with luxurious things if necessary. Merawat tubuh kan untuk kebaikan dirimu sendiri. Dan itu salah satu cara untuk mencintai diri sendiri. Pergi ke salon, makan di restoran favorit, nonton film kesukaanmu (sendirian) ke bioskop… just treat yourself!

 

7. And last… mungkin lagu dari Andien ini bisa membantu kamu lebih bersemangat. :p

Selamat move on, Babes!  :p

 

Foto-foto diambil dari theblondeabroad(dot)com, giphy dan situs pencari.