Yuk belajar tentang fakta seputar makeup yang bertanda halal. 

Saat ini make up seolah menjadi kebutuhan utama bagi wanita dan seiring dengan perkembangannya, makin banyak pula jenis make up berbagai merk dan formula yang beredar di pasaran. Hanya saja belum tentu semua make itu memiliki sertifikat halal dan hal ini sering menjadi masalah bagi seluruh wanita.

Makeup Dengan Tanda Halal 

Tidak perlu menyebutkan merk tertentu, namun fakta berpendapat jika kebutuhan akan kosmetik halal di Indonesia ini semakin tinggi. Ditambah lagi hal tersebut didukung dengan adanya tren hijab yang merebak selama tiga tahun belakangan ini sehingga permintaan make up halal semakin tinggi. Sebagai negara dengan penduduk yang mayoritas muslim, maka hal ini telah menjadi isu utama sekaligus peluang bagi produsen make up halal di dalam negeri untuk bersaing dengan merk luar yang telah terkenal sebelumnya. Menurut Direktur Eksekutif dari LPPOM MUI yang bernama bapak Ir. Lukmanul Hakim, kosmetik yang berlabel halal itu sangat penting dan harus menjadi prioritas. Bahkan pemerintah juga diminta untuk mengidentifikasi seluruh produk kosmetik di Indonesia. Namun, sampai saat ini belum ada konsensus internasional atau standard yang bisa digunakan untuk menandakan produk makeup halal.

kosmetik halal

Bahan-bahan yang mungkin tidak halal terdapat dalam produk kecantikan:

  • Oleic Acid
  • Collagen 
  • Keratin
  • Glycerin
  • Sodium Lauryl Sulfate

Make up merupakan esensi atau elemen penting bagi wanita yang langsung berinteraksi dengan kulit atau bisa judi dikonsumsi oleh mereka. Belum tentu zat yang masuk ke dalam tubuh itu halal bahkan kemungkinan besar zat-zat itu bersifat najis dan terbuat dari bahan mentah binatang haram. Tentu saja bagi umat muslim, membuat kosmetik dari bahan binatang itu sangat diharamkan. Bahkan beliau pun menambahkan di Indonesia ini terdapat kurang lebih sekitar 1550 produk kosmetik dan hanya 21 saja yang memiliki sertifikat halal. Bila dipresentasekan, hanya 1,79% saja kosmetik yang benar-benar dianggap halal. Sebenarnya bukan berarti sisa dari kosmetik yang ada itu tidak halal melainkan ada beberapa yang belum terdaftar. Disebut halal apabila kosmetik memenuhi syarat seperti penggunaan bahan baku yang aman dari bahan alami yang baik untuk kulit.

Contoh yang paling sederhana adalah kosmetik yang berjenis waterproof atau tahan air yang sudah jelas jika dibawa wudhu, maka wudhu Anda dianggap tidak sah. Apabila Anda menggunakan kosmetik halal dengan sertifikat halal, maka Anda bisa membawanya untuk beribadah.

Indonesia sendiri sudah termasuk negara yang sebagian besar penduduknya telah sadar akan pentingnya memilih kosmetik dengan label halal yang memiliki kandungan bahan alami.

Ingin memenangkan makeup giveaway bulanan Cuvious? Caranya gampang! Tinggal COMMENT di bawah ide artikel apa yang ingin kamu baca selanjutnya 🙂 (Pemenang diumumkan setiap bulan di FB page Cuvious!)

Cheers to good vibes XOXO

Setiap hari Cuvious memuat artikel kecantikan seperti ini. Stay updated dengan like Facebook kami disini

Foto diambil dari situs pencari dan Tumblr. Kredit adalah milik fotografernya.