Kalau ada buku yang cara penceritaannya seperti melukis, pastinya novel grafis karangan Kim Dong Hwa ini salah satu yang terbaik.

WARNAΒ  Tanah , WarnaΒ Air dan Warna Langit adalah trilogi novel grafis yang menceritakan tumbuh dewasa seorang anak perempuan kecil bernama Ehwa. Hidup bersama seorang ibu yang single parent membuat Ehwa menjadi dewasa sebelum umurnya benar-benar matang.

Dia menyaksikan bagaimana sang ibu menjalani peran ganda untuknya dan lingkungan tempat mereka tinggal. Ya, sang ibu memiliki warung makan-minum dimana banyak lelaki datang tidak hanya mampir untuk makan saja tetapi juga “menggoda” sang ibu dengan celotehan-celotehan yang sedikit cabul. Bagaimana cara sang ibu meladeni dan menampik namun tidak kehilangan bapak-bapak separuh baya itu sebagai pelanggan adalah satu dari lain hal yang dipelajari Ehwa dari sang ibu.

photo source: goodreads.

 

Menarik dari trilogi ini adalah tanpa malu-malu menjelaskan proses puber seorang anak perempuan dan bagaimana dia mengatasi perubahan fisik dan psikologinya. Memahami perubahan tubuhnya, mengenal lelaki, jatuh cinta, patah hati, berjuang untuk cinta dan menemukan kebahagiaan adalah proses yang dituliskan dengan indah oleh sang penulis.

Kim Dong Hwa banyak memberikan perumpamaan-perumpamaan khas masyarakat Korea yang membuat pembaca sangat menikmati membaca buku ini sampai tuntas. Membacanya, seumpama menikmati lukisan melalui kata-kata. Indah banget! Bahkan untuk menyatakan cinta saja diceritakan dengan pengungkapan tak langsung. Karakter-karakter perempuan dalam cerita ini juga diumpamakan dengan bunga. Belum lagi hubungan Ehwa dan sang ibu yang begitu dekat dan tanpa malu mendiskusikan perasaan jatuh cinta akan masing-masing pasangannya. Pokoknya, novel grafis ini recommended banget buat kamu, Babes!

photo source: goodreads.

 

Cheers to good vibes!

 

Foto utama diambil dari lesblablasdetachan.files.wordpress.com.