Christian Dior merupakan salah satu hi-fashion brand yang sangat dihormati saat ini. Tapi apakah kamu tau kalau Dior dulunya justru nggak bercita-cita menjadi desainer?

JIKA kemarin lalu CUVIOUS udah membahas tentang fakta-fakta menarik mengenai Mulberry di sini, sekarang yuk membahas tentang Dior, salah satu brand terkenal dan cukup dihormati di dunia fashion. Mungkin selama ini kamu udah sering mendengar nama merek fashion ini, tapi apakah kamu tau ada sejumlah fakta-fakta unik yang membuatnya semakin menarik? Here we go..

1. Awalnya, Christian Dior sama sekali tidak diperbolehkan menjadi seorang desainer

Semasa kecilnya di Granville, Normandy, Christian Dior bermimpi untuk belajar di École des Beaux-Arts di Paris. Namun orangtua Dior melarangnya karena mereka menganggap pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan bohemian saat itu, di awal abad ke-20, berada di bawah kelas sosialnya.

Christian Dior.

2. Kamu akan menemukan pola-pola floral di setiap koleksi yang dikeluarkan Dior

Karena tema-tema floral mengingatkan Christian Dior akan masa kecilnya. Ada sebuah taman yang dulu dibuat oleh ibunya, Madeleine, di rumah keluarga mereka di Granville. Kecintaan terhadap bunga ini membekas dalam ingatan Dior dan menetap dalam hatinya selamanya.

3. Dior adalah seorang pemenang Oscar

Neiman Marcus memberikan Dior penghargaan Fashion Oscar di Dallas pada September 1947, ketika ia melakukan sebuah perjalanan Los Angeles, San Fransisco, Chicago, dan New York.

4. Seni juga merupakan tema-tema yang sering terlihat pada show Dior

Ketika House of Dior diresmikan tahun 1947, sekumpulan seniman dan kolektor datang untuk mengagumi karya-karyanya. Maka sebagai tribute kepada para seniman yang karya-karyanya Dior pakai di galerinya, ia pun mendesain baju-baju couture yang terinspirasi dari Picasso, Braque, dan Bérard.

Koleksi Dior di musim-musim awal pagelarannya.

5. Dior merevolusi ‘makna’ fashion mode pasca perang

Christian Dior juga dikenal karena kesuksesannya yang fenomenal sekaligus mendadak karena New Look, yang merupakan koleksi pertamanya yang merevolusi konsep post-war fashion. Ia menampilkan koleksi Spring/Summer di bulan Februari 1947, dan event itu sukses besar. Bahkan ia mendapat pujian bertubi-tubi dari Carmel Snow, editor in chief Harper’s Bazaar saat itu.

6. House of Dior sudah berusia 70 tahun

Membuktikan kalau desainer ini sudah wara-wiri lama sekali di dunia fashion, ya. Untuk merayakan 70 tahun perjalanan Dior, sebuah eksibisi bernama Designer of Dreams ini dibuka di Paris di Musée des Arts Décoratifs. Eksisibisi ini akan terus berlangsung hingga 7 Januari 2018 mendatang. Nah lho, itu berarti kamu masih punya kesempatan untuk mengunjungi eksibisi langka ini, Babes. :p

7. Yves Saint Laurent memulai karirnya di Dior

Setelah kematian Dior karena serangan jantung di tahun 1957, ia mewanti-wanti dalam surat wasiatnya kalau yang harus menjadi creative director haruslah anak didiknya, Yves Saint Laurent. Laurent yang saat itu masih berusia muda mengadopsi gaya mentornya, namun memberikan sedikit “pelanggaran” dengan menampilkan Trapèze dalam koleksi pertamanya, sebagai corrolla terbaik untuk memberikan penghargaan kepada sang “flower-woman”.

Foto utama dari Getty Images, foto lainnya dari Pinterest dan situs pencari.