Pernyataan ‘I love you’ itu bukan surat ijin untuk bebas melakukan apa aja ke pasangan kamu.

KATA ‘Cinta’ adalah salah satu ungkapan yang paling umum dan paling sering dilontarkan dalam obrolan sehari-hari. Pernyataan ‘I love you’ pun kerap saling dilemparkan oleh pasangan yang lagi jatuh cinta. Emang sih, cinta adalah ungkapan perasaan yang paling indah dan bisa membuat dunia lebih berwarna. Sedapp… Tapi dalam konteks hubungan romantis, kata atau perasaan cinta ini kadang bisa membingungkan. Confusing, istilahnya.

Nggak heran kenapa orang jadi suka melakukan hal-hal tertentu sama pasangannya dengan alasan ‘cinta’. Untuk kamu perlu tau, ungkapan cinta dan pernyataan ‘I love you’ itu bukan berarti alasan yang membuat kamu berhak ngelakuin kelima hal ini lho. Apa-apa aja?

i love you

1. Physical abuse

Alias menyiksa secara fisik. Ada banyak sekali orang yang mengalami kekerasan dari pasangannya hanya karena pasangannya mengatakan bahwa itu adalah ekspresi lain dari perasaan cintanya. Sorry to say, that’s bullshit! Kalo kamu sayang dan cinta sama seseorang, kamu nggak akan rela menyakitinya. Apalagi menyiksanya sampe babak belur. Kalo namanya cinta, pasti kamu sayang sama orang itu dan menjaganya baik-baik ‘kan?

2. Mental abuse

Mungkin dia nggak nyiksa kamu secara fisik atau mungkin kamu yang nggak suka nampar pasanganmu, dan sebagainya. Tapi kalo kamu suka menghina atau menjelek-jelekkan pasanganmu dengan kata-kata, maka itu tetap penyiksaan… secara mental. Abuse is abuse. Perasaan sakit yang orang lain atau kamu sendiri rasakan dalem hatimu pada saat dihina, itu nyata dan beneran. So, seperti yang udah dibilangin di atas, itu bukan cinta. Dan sama sekali bukan ekspresi sayang.

Quote ini tepat bangets..
Quote ini tepat bangets, Babes..

3. Selingkuh

Cheating alias selingkuh ini bisa datang dari berbagai alasan. Mungkin kamu lagi jenuh sama pasanganmu tapi nggak mau putus, atau mungkin kamu sendiri yang nggak bisa komit dan setia sama satu orang. Cheating, alias selingkuh, ini sama sekali nggak bagus apalagi dilakukan dalam waktu yang lama. Kalo akhirnya pasanganmu (atau sebaliknya) minta putus tapi kamu nggak mau dengan alasan ‘masih cinta’, oh, again, that’s bullshit.

4. Berbohong

Barangkali kamu terpaksa berbohong karena takut menyakiti pasanganmu. Tapi yang perlu kamu tau, kebohongan itu biasanya anaknya banyak. Ehehe… Kebohongan yang satu akan terus melahirkan kebohongan yang lain dan akan terus begitu. Pada akhirnya kamu mungkin nggak akan bisa mengelak dan ujung-ujungnya jadi nggak baik kan? Kalau kamu cinta, kamu akan menemukan cara untuk berterus terang dan mengatakan sebenernya. Pernyataan ‘I love you’ itu bukan excuse untuk membuatmu berbohong.

berbohong

5. ‘Diam’ selama berminggu-minggu.

Pernah nggak denger istilah: “aku diemin kamu karena aku cinta sama kamu”? Nggak kan? Then so be it. Meskipun kamu lagi ada masalah dengan pasanganmu, tapi kalo cinta, itu bukan alasan untuk jadi mendiamkan mereka berhari-hari. Apalagi berminggu-minggu. Inget, pasanganmu itu belum tentu bisa membaca pikiran. Jadi apa yang kamu rasain, itu harus dinyatakan langsung ke pasanganmu. Bukan didiemkan.

 

Foto-foto diambil dari market-inc, Relatably, giphy dan situs pencari.