Nggak ada satu orangpun di dunia ini yang bakal bersikap biasa aja saat orang yang disayanginya pergi untuk selamanya. Cara setiap orang berbeda-beda dalam mengatasi kesedihannya.

ADA yang melarikannya ke hal-hal negatif tapi ada juga yang membawakannya ke arah positif. Inilah yang terjadi pada ibu dan anak Marnie (Susan Sarandon) dan Lori (Rose Byrne). Saat sang suami/ayah meninggal dunia, hubungan ibu dan anak ini mendadak retak. Seolah ada kepingan penghubung yang lenyap dari keduanya.

Marnie seperti nggak tau harus berbuat apa dalam hidupnya. Bekerja dia tak perlu, karena mendiang suami sudah meninggalkan harta lebih dari cukup. Lori sendiri menyibukkan diri dengan pekerjaan dan patah hati luar biasa karena putus dengan kekasihnya. Marnie berusaha masuk ke dalam kehidupan Lori, namun berulangkali Lori menolaknya mentah-mentah.

photo source: onyclassics.com

Sampai akhirnya, Marnie mencari pergaulan lain, berteman dengan penjual gadget langganannya tempat dia bertanya seputar teknologi, menjadi relawan rumah sakit dan hangout dengan teman-teman Lori. Di sela-sela kegiatannya yang baru, Marnie tetap merecoki Lori dan berusaha selalu terhubung dengan anak perempuan satu-satunya walaupun hanya berbicara lewat mesin penerima pesan.

Mau seberapa jauh juga berlari dan menghindar dari kesedihan, ibu dan anak pada akhirnya harus menghadapi “perkabungan”abadi mereka. Bahwasanya kehilangan itu pasti, masalahnya adalah kesiapan kita untuk menerima kalau orang yang kita sayangi sudah tiada.

Akan selalu ada orang-orang “baru” yang kita temui sebagai ganti berbagi kebahagiaan, kenangan, kesempatan dan hal-hal lain tentang kehidupan yang sementara ini. Memang, nggak ada yang bisa menggantikan dia yang spesial tapi move on adalah keharusan karena kita masih hidup dan ada tugas serta tanggung-jawab yang senantiasa wajib diselesaikan.

Film ini rilis perdana di 2015 namun tetap layak ditonton dan nggak kalah menariknya dengan drama-drama keluarga yang lain. Banyak pesan-pesan inspiratif yang bisa kamu dapatkan lewat film ini. Bagaimana mencintai dan ditinggalkan. Tapi, kalau kita sadari, kita nggak seutuhnya sendirian, akan selalu ada orang-orang di sekeliling yang mencintai dan peduli. Tinggal buka mata lebar-lebar saja Babes….

photo source: http://www.sonyclassics.com

 

 

Cheers to good vibes!