Sulit rasanya untuk memilih antara cinta atau pertemanan. TAPI ketika keduanya datang di saat yang sama dan masing-masing mendesak untuk didahulukan, gimana dong? CUVIOUS punya penyelesainnya, Babes

1. Kejujuran Itu Penting

Sebaiknya kamu jujur aja dengan teman kamu kalo kamu juga naksir dengan si dia. Jangan sampai teman kamu taunya belakangan, dijamin bakal nggak enak di kamu dan di dia.

 

2. Terus Bilangnya Gimana Dong?

Katakan apa adanya aja, Babes….lebih cepat lebih baik (ini bukan kampanye ya hehehe :D). Tentunya kamu harus memilih waktu yang tepat untuk bilang ke teman, lihat situasi mood-nya mendukung nggak untuk cerita dari hati ke hati.

 

3. Kalo Si Teman Marah?

Hmm…memang ada kemungkinan dia agak terkejut dengan dua reaksi; marah-marah atau malah mendiamkan kamu. Kalo dia melakukan dua reaksi ini, ada baiknya kamu mengambil jarak dan waktu supaya teman kamu tenang. CUVIOUS percaya kalo dia teman yang baik—apalagi kalian udah dekat, dia akan menghubungi kamu kok!

4. “Berkompetisi” dengan Benar

Nggak cuma persaingan politik aja yang harus dijalani secara jujur dan benar, dalam persaingan cinta juga lho! Berbagi informasi mengenai gebetan boleh (tergantung kesepakatan sih) tapi kalo saling menjelek-jelekkan jangan banget ya….

5. Ketika Si Cowok Memilih

Yang terjadi selanjutnya adalah, kalo si cowok memilih…..kamu harus berjiwa besar seandainya si cowok memilih teman kamu. Anggap aja belum jodoh, toh masih banyak ikan di lau, bintang di langit dan pasir di tepi pantai eaaaaaa

Gitu juga sebaliknya kalo si cowok memilih kamu, jangan jadikan minggu-minggu pertamamu dengan pamer kemesraan. Take an easy aja, Babes. Dia udah jadi pacar kamu tanpa perlu kamu posting foto banyak-banyak di sosmed!

Cheers to good vibes!

 

Foto utama diambil dari pinterest, foto-foto lainnya huffpost.com, pinerest, dailymail.uk, redbook, song in heart.